Bagi anda yang masih pemula terjun di dunia pecinta alam, Gunung
Papandayan bisa jadi alternatif pilihan pertama anda untuk ditaklukkan
sebelum anda menaklukkan Gunung Semeru ataupun Gunung Bromo.
Gunung ini memang tidak begitu tinggi, berada di 2665 meter di atas
permukaan laut, sangat cocok bagi pemula yang ingin menjelajah dan
mendaki gunung. Gunung Papandayan berada di Kecamatan Cisurupan,
Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sangat mudah dijangkau dari pusat Kota
Garut. Dan juga bagi anda yang berasal dari Kota Bandung, Gunung
Papandayan hanya berjarak sekitar 70 km
.
Selain cocok untuk pendaki pemula, Gunung Papandayan
juga menawarkan keindahan alam yang begitu cantik dipandang. Di Gunung
Papandayan terdapat 4 kawah yang mengeluarkan semburan uap panas yang
cukup terkenal yaitu Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak, dan Kawah
Manuk. Selain keempat kawah tersebut, selama perjalanan pendakian anda
juga akan disuguhi pemandangan hutan. Banyak yang menyebut hutan ini
sebagai hutan mati karena memang tanaman di hutan ini mati akibat
semburan belerang dan sulfur pada tanahnya. Ingin melihat langsung hutan
mati ini? Datanglah langsung ke Gunung Papandayan.
Perjalanan pendakian anda akan dimulai dari sebuah camp yang bernama
Camp David. Tempat ini biasa digunakan untuk mendaftar peserta yang akan
melakukan pendakian. Banyak juga warung-warung yang berjejer di Camp
David, area parkir juga cukup luas. Selama perjalanan pendakian,
tantangan sebenarnya akan dimulai. Perjalanan melewati sungai-sungai
kecil, menerobos kepulan asap yang dihasilkan beberapa kawah kecil, dan
juga menerobos hutan, menjadi tantangan tersendiri untuk mencapai puncak
Papandayan.
Suguhan pertama perjalanan anda adalah Kawah Papandayan. Di sini anda
diwajibkan memakai masker karena semburan asap dari kawah Papandayan
akan mengganggu pernapasan anda. Di tengah perjalanan anda akan menemui
sumber mata air Sungai Cisalada dan biasanya dijadikan sebagai pos untuk
mendirikan tenda. Tempat istirahat pertama anda adalah di sini, Pondok
Salada. Sembari beristirahat anda juga persiapkan perbekalan untuk
perjalanan selanjutnya.
Selama perjalanan anda juga akan menemukan sebuah sumber air panas
yang berada di Blok Cigenah. Mata air ini mengandung belerang yang
dipercaya dapat menyembuhkan penyakit kulit dan gatal-gatal. Selain itu
ada juga Tegal Alun, sebuah padang yang cukup luas. Di sinilah tempat
hidup padang Edelweiss, ribuan Edelweiss tumbuh subur dan menghijau di
Tegal Alun. Lokasi ini memang cukup indah, menyajikan pemandangan alam
yang masih asri. Spot yang sangat cocok untuk anda yang ingin mengambil
foto dengan latar belakang Edelweiss. Selama perjalanan pendakian, rasa
lelah akan terasa hilang karena anda akan disuguhi pemandangan alam yang
begitu indah.
Jumat, 05 September 2014
Gunung Papandayan Sisi Lain Keindahan Obyek Wisata di Garut
20.24
No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar